Tampilkan postingan dengan label OPINION. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OPINION. Tampilkan semua postingan

Senin, April 11, 2011

Mahasiswa, Kontribusi dan Weekend...

11/04/2011
Senin pagi, usai bangun pagi...

"Ayo, update blog... Udah update blog belum??" Sambar sesosok pria di samping tempat tidurku, sambil terus ngutak-atik netbook-nya.
Belum sempat kutanggapi, masih ucek-ucek mata, dan kilat datang lagi ......  "Ukrainaaaaaaaa....!!!!"
kali ini saya kapok! Saya bangun. 
Ah, Alhamdulillah... ternyata sosok pria kahima IDE ITS itu, si mas Hanif Azhar, berhasil mencapai mimpinya... Semoga jadi berangkat yaa.. (meski, gerutu juga pagi2 disambar-sambar gitu, hahaha)

Nah, apa hubungannya dengan judul posting ini? kok segitu hebohnya sampai dijadikan Lead (paragraf awal) segala..


Mahasiswa, Kontribusi dan Weekend... (agaknya lebih keren di-bold)

Masih fresh ingatan saya mengenai paparan "Peran Fungsi Mahasiswa", yang disampaikan oleh Kahima Sistem Informasi ITS saat pengaderan massal. Singkatnya, ada empat 'kewajiban' kita yang bertitel 'Maha' di depan siswa (baca: siswa yang diagungkan).
Keempat nilai yang ada dalam mahasiswa tersebut, menurut saya adalah pengakuan masyarakat terhadap keberadaan mahasiswa. Bahkan, kalau saya boleh berpendapat, "jadi mahasiswa gag bakal seru kalau belum menunaikan keempat peran fungsi mahasiswa kita,".
Kok bisa?
Coba saya urai sedikit mengenai keempat peran fungsi mahasiswa :
1. Sebagai kontrol terhadap keadaan sosial di masyarakat
2. Menjadi insan tangguh yang dipersiapkan untuk memberi solusi untuk bangsa di masa mendatang
3. Agen perubahan di masyarakat.
4. Menjaga moral-moral yang ada di masyakat.

Kalau disimpulkan dan ditarik benang merah keempatnya, maka ada nilai KONTRIBUSI kepada masyarakat, iya kan? Hemm.. wajar saja kita dituntut berkontribusi, kalau diingat, lebih dari 80% mahasiswa yang tersebar di Indonesia menerima subsidi pendidikan dari pemerintah. Tersadar? sebagian tidak karena tetap merasa membayar, meski sebenarnya apa yang kita bayar itu jauh lebih murah daripada biaya yang sebenarnya dibebankan kepada tiap-tiap mahasiswa. Siapa yang menanggung sebagian lagi biaya kuliah kita?
Rakyat, saudara...
Rakyat Indonesia dengan pajaknya...
Itu yang menopang biaya kuliah kita...
Maka, sudah wajar kan kalau ada timbal balik atau kontribusi kepada masyarakat?

Bentuk kontribusi itu varian, tergantung hal apa yang diminati. Seperti yang dilakukan oleh Kahima IDE itu. Sebut saja Young Leader Indonesia, dan yang terbaru konferensi Internasional di Ukraina, menurut saya merupakan suatu wujud kontribusi tak langsung kepada masyarakat, dengan hasil pemikiran yang didapat dari konferensi bisa memberi solusi atas permasalahan masyarakat Indonesia kelak.
Ada lagi, Mas Nur Huda dan kawan-kawan pengajar lain, aktivis di kampus D, sebutan untuk Taman Baca yang tumbuh ekstrim di wilayah prostitusi yang konon nomer satu di Asia Tenggara, Dolly!. Weekend mereka, tiap Minggu jam 1 siang hingga sore jam 4, dihabiskan dengan mengajar adik-adik yang (terpaksa) berkembang di daerah yang sebenarnya tidak pernah mereka pilih. Tidak pernah memperhitungkan jarak kampus - Dolly yang (lumayan) jauh, tidak juga memperhitungkan apa yang mereka dapat dari mengajar adik-adik yang hiperaktif ini. Yang ada di pikiran mereka, "siraman rohani penyejuk batin"

Courtesy photo by Nur Huda @ Taman Baca Putat jaya (kampus D, Dolly)

Jadi, setiap Senin hingga berakhir Jumat kita pergi ke kampus untuk menunaikan kewajiban kita menuntut ilmu serta sebagai tanggung jawab kita kepada orang-orang tercinta yang bangga melihat kita melenggang di kampus. Sabtu terkadang ada seminar yang diikuti untuk menambah wawasan, dan Minggu saat weekend kita bagi Mahasiswa adalah saatnya menunaikan peran fungsi mereka. 

Saya sendiri? hehee...
Nggak lama lagi saya posting lagi kok, perjalanan saya selama 2 minggu ini tiap akhir pekan?
Mungkin beberapa kerabat menanyakan, dimana saya dan empat kawan saya tiap akhir pekan, kok gag pernah nongol?
nanti, saya ceritakan... "Ke Makassar, Lewat Sebaung"

tunggu ya..
terima kasih... semoga posting kali ini bermanfaat. Amin.

Senin, Maret 21, 2011

Menanti Pratikum...

"Hidup ini bakal gag seru kalo gag ada masalah dan tantangan"
Quote kalimat diatas sebenarnya kalimat Pena Blogger (sebutan bagi saya,pen) pribadi. Kalimat itu sengaja Pena Blogger ungkapkan di akun FB penulis (Muflih Fathoniawan), Senin (21/3/2011). Bukan berarti tanpa alasan ungkapan itu dilayangkan.
Beberapa pekan ke depan Pena Blogger bakal menghadapi beberapa agenda yang sifatnya penting. Agenda-agenda itu diantaranya adalah :
- Pratikum Fisika Dasar 2 dengan seabrek tugas pendahuluan, laporan resmi, jurnal dan tes pendahuluan. 
- Mulai pekan depan mulai dilaksanakan Pengabdian Masyarakat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) DIKTI yang alhamdulillah Pena Blogger dengan rekan se tim didanai. Bukan itu saja, karena penyelenggaraan di Probolinggo, 3 jam dari kampus ITS, maka perlu tenaga ekstra disamping harus mengerjakan tugas-tugas yang lain.
- Pengaderan mahasiswa baru yang belum usai, dan pelaksanaan yang begitu mendadak kadang membuat agenda yang sudah direncanakan bisa tertunda.
- Nah, ini yang terpenting (bagi penulis Pena Blogger). Write a Book! ^^ Alhamdulillah, sudah dapat ide dan merangkum susunan tulisan. Buku ini dedikasi untuk sobat Pena Blogger, because this is all about Be A Great Blogger! Doakan teman-teman ya...
- Dan lebih penting lagi... BELAJAR!! hehee... karena akhir Mei awal Juni, Penulis harus memperjuangkan cita-cita penulis kembali... SEMANGAT!!

Nah, kekhawatiran Pena Blogger.. 
Penuhnya jadwal dan agenda yang harus dikerjakan kadang membuat Pena Blogger iri, kenapa jarang diupdate. Penulis juga demikian, kadang merasa lebih aktif di Facebook daripada Nge Blog.
Tapi Insya Allah, meski tulisan yang Pena Blogger posting nanti singkat-singkat, tapi tetap konsisten ngupdate.
Jadi sabar ya Sobat Pena Blogger yang ingin berbagi ilmu dunia ini. Okey, sekian dulu ya posting kali ini. Penulis mau ngerjakan tugas kuliah nih, hehehee....
Sampai jumpa di lain kesempatan dengan postingan Pena Blogger yang makin hangat.

Muflih Fathoniawan a.k.a Toni Kurniawan
Nb : meski blog ini url nya satupetualang.blogspot.com, tapi Penulis lebih renyah jika menyapa Sobat dengan Sobat Pena Blogger dan menyebut diri Pena Blogger. Kalau ganti domain, bisa-bisa Sobat Pena Blogger susah nyari blog ini. hehehe...

Senin, Desember 20, 2010

Lelah, atau penat berpikir...?

Menjadi mahasiswa dengan banyak keahlian sebenarnya kemauan atau memang jalan?

Menjalani sebagai mahasiswa biasa - study oriented maksud saya - menurut sebagian orang sudah lebih dari cukup untuk memaknai belajar di kampus. Ya, belajar di kampus. 

Atau mahasiswa tidak biasanya - aktif dimana-mana - menurut sebagian orang juga keren, gaul dan mahasiswa banget. Tapi tentu harus putar otak lagi, daftar kuliah untuk study atau jadi aktivis?


Haha...
Ada lagi, kalo mampu dua duanya, hemmm... seperti jadi Kahima juga Mawapres, apa yang kurang? akademik dan aktivis sejalan.
Heem... Sekali lagi, hidup itu pilihan. dan kita sendiri yang menjalani pilihan itu...

Sekarang penatku kambuh, usilku balik lagi. Gak keluar ide buat  nulis, iseng nyoba kamera hehe...
hasilnya...............
 Secangkir kopi dan hape yang kadang bikin jantung copot!

Pelaku utama yang bikin saya jarang tidur, ya laptop saya! 


5 watt sudah..
3 mungkin,, atau 1 ...
daya sudah habis, saatnya memejamkan mata.
Bismillah... Ya Allah, ku titipkan Ruhku pada Mu...

Muflih Fathoniawan
Mahasiswa yang sampe saat ini bingung nulis opini apa buat ITS online... ^^

Kamis, Desember 10, 2009

KPK Anti Korupsi


Black In News, sekitar 2-3 hari ini, mungkin Sobat mania santer-santernya mendengar kata "Korupsi" dan mendengarkan pekikan-pekikan ANTIKORUPSI yang ditayangkan dalam program-program berita di sejumlah stasiun televisi Indonesia. Tidak hanya itu, kemarin, Rabu 09 Desember 2009, juga banyak demonstrasi di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Ibukota Provinsi lainnya.
Apa sebenarnya yang terjadi di negara kita? Apa konflik korupsi makin memanas??

Kalau saja kondisi kian memanas, kita hadapi saja dengan kepala dingin, sedingin Djarum Black Menthol.

Selasa, Desember 08, 2009

Spirit to Write from Djarum Black!!


Blackinnovationaward, terima kasih yang sedalam-dalamnya saya ucapkan kepada Djarum Black sebagai penyelenggara Djarum Black Blog Competition Volume 2 yang dengan cermat dan tanggap mengamati perkembangan dunia blog dunia, khususnya Indonesia. Dengan diselenggarakannya Djarum Black Blog Competition mewadahi blogger Indonesia untuk berkarya, terutama bagi saya dan hobby dan kebutuhan saya, menulis. Terima kasih kepada Djarum Black yang membangkitkan spirit untuk menulis.

Jumat, Desember 04, 2009

kelebihan pendidikan Indonesia


kalau aku menilai, pendidikan adalah modal awal suatu kehidupan, sepertinya memang benar. Meski belum bisa aku rasakan dan aku alami (* jelas ajah! masih SMA umur 18) tapi dari materi-materi pelajaran SMA di kelas yang aku dapat, sebagian besar adalah aplikasi dari kehidupan sehari-hari.

Itu pula yang aku alami. Saat pusing-pusingnya mikirin ulangan Matematika (*hari Rabu, 2 Desember 2009), eh... sempat-sempat juga aku ngelamun.

Mungkin soal Linear dan Matriks yang aku kerjakan sedikit membingungkan.

Soal pertama : Mencari Daerah himpunan dari pertidaksamaan linear! nah, soal nomor satu ini 'maksa' aku 'tuk menganalisis tiga persamaan linear!!.. Haduh!! Ini artinya aku harus mencari nilai X dan Y dari tiap-tiap pertidaksamaan linear -- truuussss...mulailah untuk MenGGaMBar garisnya !! (*ini pelajarn matematika gabungan 'kesenian')

Selasa, Desember 01, 2009

Free Download Microsoft Office 2010 , produk baru Microsoft Office

Raksasa komputer dunia, Microsoft tengah bersiap dengan manuver baru mereka. Diilhami dari suksesnya aplikasi Microsoft yang dipakai dalam perkantoran versi-versi seblumnya, yakni Microsoft Office XP hingga yang 'terbaru' MS. Office 2007. Kali ini yang akan dirilis adalah  Micorosoft Office 2010 atau nama lainnya Office 14.

Office 2010 menghadirkan berbagai fitur dan kemampuan baru yang tidak dimiliki oleh keluarga Office versi sebelumnya. Mulai dari tampilan, ikon, menu, ribon dan masih banyak lagi.

Office 2010 ini memang direncanakan mulai tersedia paling cepat akhir tahun 2009 atau awal tahun 2010.

Tentu, sebagai produk andalan terbaru, banyak fitur yang ditawarkan Office 2010, diantaranya :
- Tampilan Splash Screen lebih keren,
- File Attribute langsung ditampilkan ketika kita klik tombol OFfice (di dalamnya memuat menu Opens, Save, Close, Exit, Print dan lain sebagainya)
- Pengaturan Page Setup dan print dalam satu halaman pada Print preview, shingga lebih cepat dalam mengatur dokumen yang akan dicetak
- support untuk menyimpan file dalam format PDF, XPS Dokumen, Open Documet, dan lainnya
- Dilengkapi screenshot, yaitu fungsi untuk meng-insert gambar dari jendela-jendela software yang sedang aktif pada windows, semudah memasukkan gambar dari clip art
- Pada power point, kita dapat mengedit tabel dari MS Excel
- dan masih banyak fitur yang menarik lainnya. yang saya sebutkan adalah sebagian kecil yang dikeluarkan produk Office 2010.

Senin, Maret 30, 2009

KOMSUMTIF INTERNET DI TENGAH DUNIA PENDIDIKAN - Juara 3 Penulisan Opini Ubaya

Alhamdulillah
aku bisa meraih Juara 3 dalam penulisan Opini yang diselenggarakan oleh UBAYA ...

ini dia karyaku



KOMSUMTIF INTERNET DI TENGAH PENDIDIKAN
Oleh : Muflih Fathoniawan

Dunia kini tengah menikmati perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara
global. Teknologi tak henti-hentinya menawarkan produk instan. Tentu saja, itu terikat dengan
kecepatan dan ketepatan dalam bekerja guna mewujudkan efisiensi dan efektivitas kerja.
Internet! telah diperkenalkan sejak pertengahan dasawarsa 90-an sebagai media
penyebaran informasi global yang memberi kemudahan-kemudahan dalam pengelolaan
informasi dan media komunikasi. Tanpa membuang-buang waktu untuk berjalan ke kios
majalah, seperti halnya ketika akan membeli sebuah koran, kita sudah bisa memperoleh
wawasan yang baru dan luas.

Perkembangan internet tidak terhenti sampai disini. Pada akhir tahun 2002, munculah
weblog atau yang biasa disebut blog dalam internet, sehingga kita tidak hanya bisa membaca
apa yang telah ditulis pada sebuah website, tapi juga bisa menulis dan mempublikasikannya
sebagai situs/website pribadi.

Kemunculan blog ini terbukti dapat menumbuhkan minat baca dan menulis. Sekarang
ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di internet (sumber : http://id.wikipedia.org/).
Sangat mengagumkan dan menarik untuk dibahas, mengingat blog merupakan merupakan
sarana yang gratis bagi siapa saja. Sehingga setiap orang dapat menuangkan ide atau
tulisannya ke dalam blog yang dibuatnya secara pribadi.
Perkembangan blog semakin meluas. Fasilitas blog saat ini juga dapat digunakan untuk
menuangkan hasil-hasil pemikiran, berdiskusi atau e-learning (istilah pembelajaran secara
online). Tentu, internet merupakan salah satu kontribusi yang besar bagi dunia pendidikan di
Indonesia.

Praktisnya, cukup dengan duduk di depan monitor komputer, segala informasi yang
dibutuhkan dengan mudah didapatkan. Kita juga bisa bertukar dan menuangkan ide sejak
kemunculan blog. Kita hanya tinggal memasukkan kata kunci atau istilahnya keyword ke
dalam search engine (mesin pencari). Setelah itu, akan disajikan beberapa referensi
mendukung keyword tersebut. Bukannya berinternet sangat mudah?
Namun, kemudahan ini ternyata tidak semuanya berujung kepada hal-hal yang sifatnya
positif dan mendidik. Justru, dengan kemudahan yang ditawarkan oleh internet, semakin
banyak kasus-kasus kejahatan via internet. Contoh kecilnya adalah perkembangan situs-situs
pornografi, yang banyak kebanyakan menawarkan produknya berupa gambar, video. Tentu
saja juga dilengkapi dengan fasilitas download.

Semakin mudah orang mengakses internet, semakin banyak orang yang mengakses situs
porno. Hal ini didasari naluriah manusia yang jarang dapat menahan diri terhadap hawa nafsu,
terutama kaum remaja yang kebanyakan masih duduk di bangku sekolah.
Tidak sedikit dengan berkedok mencari referensi tugas sekolah, pelajar yang biasanya
masih berseragam SMA dan SMP bahkan sekolah dasar pun mencuri-curi kesempatan
browsing situs porno.

Prosesnya sama dengan kita browsing menggunakan keyword. Mudah memang. Namun
yang membedakan keduanya adalah niat baik dan buruk. Berinternet dengan niat yang baik
tentu selain memperoleh ilmu yang bermanfaat, juga mendapatkan berkah dari ilmu yang kita
peroleh. Sebaliknya jika kita mempunyai niat buruk, khususnya ketika berinternet, kita tidak
akan mendapatkan apa-apa dari apa yang kita cari. Tentu saja laknat yang Kuasa berbicara.
Jika berinternet dan menulis di website pribadi untuk bersenang-senang dengan fantasi
pribadi, kita akan merugi. Rugi dengan biaya internet yang kita keluarkan, juga rugi waktu kita
yang dibuang sia-sia. Saya pikir, tidak pernah ada untungnya berinternet yang tujuannya
buruk. Karena ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas merupakan gerbang kita menuju
kesuksesan di masa mendatang. Bukan dari situs-situs porno.
Untuk itu, daripada kita bersusah payah dan sia-sia browsing dan turut serta
mengembangkan situs porno, lebih baik perkembangan teknologi informasi melalui internet
seperti keadaan saat ini dialihkan ke sektor pendidikan. Mengingat internet yang fenomenal,
jika kita menerapkan sistem belajar melalui internet. Pasti, Indonesia mempunyai banyak
orang-orang yang berkualitas dan mempunyai mutu SDM (sumbder daya manusia ) yang
tinggi.

Perlu diketahui, sejak Maret 2002. Universitas Brawijaya memiliki program distance
learning, yang merupakan sebuah proyek kerjasama antara Universitas Brawijaya dengan SOI
- ASIA ( School Of Internet ) salah satu kerja proyek WIDE (Sebuah Organisasi Distance
Learning Internasional ). Dimulai pada tahun 1997 dengan mendirikan campus environment
pada infrastruktur internet yang memungkinkan mahasiswa belajar tanpa dibatasi oleh dimensi
dan waktu. Hingga saat ini, sekitar 700 mahasiswa lebih terdaftar pada WIDE University
termasuk dari Universitas Brawijaya, yang mana lebih dari setengahnya adalah orang dewasa
yang berminat meneruskan pendidikan mereka menggunaan internet.
Jika langkah awal ini kita lanjutkan, maka untuk generasi selanjutnya tidak dapat
dipungkiri, pendidikan sekolah dasar hingga menengah atas juga akan berkiblat dengan
program distance learning. Indonesia kelak mempunyai jutaan orang handal berkat kehadiran
internet di tengah-tengah pelajar.






www।worldandlive.blogspot.com

Selasa, Maret 17, 2009

DEMO DI PROBOLINGGO

DEMO DI KOTA KECIL PROBOLINGGO

Aktivitas pagi hari ketiga ‘liburan’ TryOut kelas XII, Rabu 11 Maret 2009 selesai kulakukan, kecuali sarapan. Mungkin teman-temanku sekarang sedang berlibur, mungkin saja tidak tahu apa yang terjadi saat itu.
Ketika baru saja keluar dari gang kecil rumahku, terlihat di depan kantor Kejaksaan Negeri ramai dengan orang. Menarik. Ada apa sepagi ini? Aku berhenti dan mengamati seksama.
DEMO..!!
Aku berteriak kecil lalu bergegas kembali ke rumah. Bak harimau kelaparan ketemu mangsa, aku langsung berlari ke kamar mengambil kamera digitalku dan keluar lagi untuk meliput. “Ini pasti jadi berita seru..!!” pikirku.
Segera aku berjalan menuju gerbang depan kantor. Sesak!. Kulihat beberapa wartawan sibuk mengambil gambar. Tak kalah dengan mereka. Dengan kamera posisi on di tangan, aku segera membidik beberapa objek.

“ DEWAN KORUPSI …!!”
“MAKAN UANG RAKYAT…!!”“
“KEJAKSAAN GAK BECUS …!!”
“ALLAHU AKBAR…!!!”
Kalimat - kalimat itu yang bertubi-tubi diteriakkan oleh massa. Mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat hingga Kejaksaan dipersalahkan. Bahkan Tuhan mereka pun dibawa-bawa. Mereka tak pernah menyebut dirinya, salah. Ironis.
Aku terus membidik gambar sebanyak-banyaknya. Sesekali membayangkan aku yang menjadi pendemo atau yang didemo.
Hhiii..serem ah..!!
Beberapa perwakilan pendemo masuk ke kantor Kejaksaan. Sepertinya akan ada perundingan. Tiba-tiba ada yang menepuk bahuku dari belakang.
“Mas, masuk saja, silahkan” perintah petugas Kejaksaan.
Aku bengong. Apa dia pikir aku wartawan??.. hehe..
Tiba-tiba tanganku ditarik oleh salah satu wartawan.
“Ayo Mas, ikut ke dalam. Beliau mas Agus Salim, fotografer Radar Bromo. “Nggak Mas” jawabku sambil tersenyum. Dia berlalu.
Ngapain aku ikut masuk?. Tapi aku tetap termenung, sebenarnya untuk apa demo itu? Aku coba membuat opiniku sendiri. Meski masih pelajar SMA, belum jadi mahasiswa yang di tv-tv hobinya demo, aku coba bertanya, apakah masalah bisa selesai dengan demo.
Kemarin demo BBM, sekarang demo dewan korupsi, besok apakah orang akan sibuk dengan demo Pemilu 2009? Kita lihat saja cara pikir mereka menghadapi masalah. (ton)
www.worldandlive.blogspot.com


http://www.worldandlive.blogspot.com/

Sabtu, Maret 07, 2009

MENYONTEK itu CURANG or SuCCeSS

MENYONTEK, LANGKAH PRAKTIS MERAIH SUKSES

DALAM DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA


Pada era global saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju. Hal ini menyebabkan permintaan sumber daya manusia yang berkualitas juga semakin tinggi. Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak, merasa perlu melakukan peningkatan mutu pendidikan guna mencetak generasi muda.

Kurikulum yang berganti berkali-kali menjadi bukti adanya usaha peningkatan mutu pendidikan. Dari kurikulum 1994 sampai KTSP yang dipakai saat ini, dimana siswa harus benar-benar belajar, semenetara guru hanya sebagai fasilitator. Ditambah lagi, nilai standar kelulusan yang makin melambung, membuat pelajar harus berpikir dua kali untuk dapat lulus dengan nilai gemilang saat siswa tidak siap. Akhirnya mereka meminta jawaban pada anak yang lebih pandai. Akibatnya nilai yang mereka dapatkan bukanlah hasil belajar keras.

Demi sebuah nilai baik, ditambah ancaman ini-itu membuat pelajar nekat untuk mencontek. Alasannya ironis, membahagiakan orang tua dengan nilai tersenyum. Lantas, benarkah menyontek merupakan langkah praktis di dalam dunia pendidikan di Indonesia?

Banyak faktor yang menyebabkan siswa terpancing utnuk menyontek. Diantaranya adalah pergantian sistem pendidikan yang dipakai membuat pelajar bingung.

Pada kurikulum 1994, guru menjelaskan mengenai apa yang dibahas, sehingga dapat dikatakan gurulah yang aktif, bukan pelajar. Bandingkan dengan kurikulum yang berlaku saat ini, KTSP yang mengajarkan pada pelajar untuk aktif dan guru hanya sebagai fasilitator. Siswa yang sebelumnya hanya sebagai konsumen ilmu pengetahuan, sekarang juga sebagai produsen ilmu pengetahuan bagi dirinya sendiri.

Memang, apabila kita lihat sekilas perubahan ini dapat dikatakan sebagai perubahan untuk kemajuan. Tetapi, apabila kita kuak lebih lanjut, dibalik perubahan positif ini, juga terdapat sisi negatifnya. Para pelajar yang bingung dan tidak siap atas perubahan ini, mencari cara untuk dapat lulus dengan nilai yang bagus. Segala cara dilakukan untuk mencapai nilai maksimum, termasuk meminta jawaban pada teman yang pandai. Sedangkan temannya berpendapat bahwa sesame teman harus saling tolong-menolong. Penerapan petuah yang tidak pada tempatnya menyebabkan tradisi menyontek tumbuh subur, sama seperti penularan sakit mata yang begitu cepat.

Akibat yang ditimbulkan dari menyontek berbagai macam. Bagi diri sendiri, menyontek menyebabkan ‘ketergantungan’ pada teman pandai sehingga mendidik pelajar menjadi tidak mandiri, mendidik anak menjadi kasar, karena apabila tidak mau memberi contekan maka anak tersebut akan mengancam. Menyontek juga menyebabkan rasa takut, karena telah melakukan perbuatan tidak terpuji dan menghadirkan perasaan was-was takut perbuatannya diketahui gurunya. Selain itu, yang perlu diketahui bahwa menyontek juga melatih pelajar untuk berbuat tidak jujur, sehingga apabila kelak menjadi pejabat, ia akan melakukan korupsi sebagai terapan ketidakjujuran itu.

Sedangkan bagi orang lain, menyontek akan membuat rasa bersalah karena ikut ‘membodohkan’ teman dengan bantuan ketika ulangan. Bagi siswa yang pandai, dirinya merasa terancam jika tidak memberikan contekan. Entah dipukul atau peras uangnya.

Bagi guru, menyontek sama dengan pengkhianatan. Guru yang penuh sadar mendidik dengan harapan siswanya memahami, menemukan sebuah kenyataan bahwa siswanya lebih memilih untuk menyontek. Ironis memang.

Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa tidak benar bahwa menyontek merupaan langkah prakis menuju sukses di masa depan. Kurikulum yang baru menuntut pelajar untuk cepat beradaptasi. Jika tidak, ia akan kesulitan dalam pengerjaan soal-soal ujian. Tidak banyak, pelajar bingung dan menyontek. Hal itu merugikan diri sendiri dan orang lain.

Oleh karena itu, perlu adanya penanaman nilai-nilai yang mulia oleh instansi pendidikan kepada pelajar,. Sehingga tidaklah hanya tampak upaya tersebut dengan penjagaan yang ketat, namun penanaman moral juga harus diutamakan.

jagoBlog.com