Kamis, Desember 05, 2013

be a farmhouse: Rutinitas Menyenangkan!

Sejak tanggal 5 Desember 2013 pagi hari (baku amat bahasanya.. ehehe..), saya sudah menanam benih tanaman sayuran dan buah-buahan. Itu artinya, mulai hari juga saya punya rutinitas baru yang menyenangkan yang harus dijalani. Ngecek benih yang disemai, disemprot-semprot air cucian beras tanahnya supaya tetap dalam kadaan basah. Hmm semoga bisa liat 'mereka' tumbuh subur. aamiin. :)


benih yang ditanam di gelas plastik bekas air mineral

benih yang ditanam di papan kayu buatan saya -tentu yang jebol sana sini karna nggak mumpuni gergaji, hehe

be a farmhouse: Keajaiban!

Pagi hari setelah shalat Shubuh sebelum persiapan ke kantor, saya bisa dipastikan ada di tempat tidur. Lha, mau ngantor ngapain di tempat tidur? Yaa, tidurlah! :D *bangga. (anak-anak, mohon jangan ditiru ya, hanya untuk kalangan profesional yang telah latihan berhari-hari).

Kamis pagi ini, usai shalat Shubuh nampaknya menanam benih mengusir kantuk saya. Padahal semalam saya lembur lho (baca ini kalau nggk percaya :p ). Ajaib, nggak tidur lagi!

Saya langsung ngambil beberapa gelas bekas air mineral. Gelas bekas itu saya lubangi kecil-kecil dengan paku di bagian bawahnya, untuk tempat keluarnya air. Oh iya, gelas-gelas plastik bekas ini dipakai untuk penyemaian beberapa benih disamping pake papan kayu.

Usai saya lubangi semua gelas plastik yang saya ambil tadi, saya bikin "adonan" tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:1, disiram air juga biar gembur. Setelah adonan jadi, saya bagi ke gelas-gelas plastik bekas itu. Jadi, gelasnya ada 20 buah.

Setelah semua beres, baru ambil benih-benih yang sudah saya beli online di www.petanirumahan.wordpress.com. Mulai saya masukin gelas-gelas tadi dengan benih itu. satu gelas saya kasih antara 1-2 atau 3 benih sekaligus. Juga saya kasih persemaian di papan itu dengan benih, kan semalam belum saya kasih benih. tak lupa dinamai, biar tau tadi benih apa yang ditanam. Kalau nggak bisa-bisa kita sudah menanti-nanti muncul cabe atau sawi, eh malah jadi duren atau es degan *ngaco

sudah ditanam benihnya, yeeey!

Kelar semua, masuk rumah. Liat jam dinding, huooak! 07.25, belum sarapan belum mandi! Langsung ganti baju seadanya asal rapi, cuci muka bentar sambil bersihin sisa-sisa tanah di tangan, ambil kunci motor, langsung menggeber motor. bruuum......!!! kemana??


Absen. 07.29.10

be a farmhouse: Lembur :)

Di kantor nih, lagi gencar-gencarnya lembur. Lembur ini karena pak Dirjen Pajak pingin mencapai realisasi penerimaan pajak paling maksimal sampai akhir tahun 2013 ini. Alhasil,beberapa kantor pajak seluruh wilayah Indonesia ada yang menerapkan lembur. Di kantor tempat saya magang sekarang, KPP Pratama Probolinggo  juga menerapkan lembur hanya untuk beberapa seksi saja yang terkait langsung ke penerimaan negara. Eh, pada tau nggak singkatan KPP Pratama? :P wkwkwk...  Contoh yang nerapin lembur di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo (tuh, dibocorin kepanjangan KPP :p ) : kelompok fungsional sama Waskon. (Waskon? makanan apa lagi itu? :p).

Nah, Rabu malam, tanggal 4 Desember 2013 saya juga lembur lho, untuk saya sendiri tapi. hehe... Saya nekat lembur malam-malam untuk bikin tempat persemaian benih-benih sayuran dan tanaman lain. Mulai jam 20.00 sampai larut sekitar 23.00 WIB. Ya, dengan minim penerangan, saya pede aja ngek-engek-engek engek suara gergaji membelah papan kayu (emang beneran bunyinya engek-engek? soalnya waktu kecil gitu :D ) dan  tak-tok-tak-tok palu mukulin ke paku (ini mendingan lah mirip bunyi aslinya #maksa) untuk bikin papan tempat persemaian.

dengan bantuan lampu belajar hehee

Sudah selesai merakit papan kayu ini, saya langsung kasih tanah gembur yang sudah dibuang kerikil, batu, dan sampah-sampah non organik. Dikasih air supaya agak lembek persis tanah di sawah, saya kasih pupuk juga. Perbandingan tanah dan pupuk itu 1:1. Kalau saya, cukup perbandingan hati aja #eh.. maksudnya pake feeling aja udah pas apa belum.

dikasi campuran tanah+pupuk 1:1

Nah, udah kelar semua. Beresin segala perlengkapannya terus beranjak masuk ke rumah. Di dalam rumah sudah gelap gulita, termasuk penghuninya (bapak-ibu, mas mbak dan anak-anaknya,maksudnya) sudah lelap tidur. Hemm saya pun harus segera istirahat, besok masuk tetap jam 07.30.

Alhamdulillah kelar, seneng rasanya lega. Gini nih memang harus dikerjakan malam hari, soalnya jam kantor (yang menganut faham modernisasi) jam 7.30 sampai jam 17.00, ya sisanya pulang udah matahari tenggelam.

Semoga kau tumbuh sehat ya Nak tanaman :D

Rabu, Desember 04, 2013

First Step: Jadi Petani, yes!

Lama sekali saya nggak posting di blog ini. Maaf kawan, disamping kesibukan, malah seringnya nulis di media luar. 

Tapi untuk berikutnya saya mau nulis pengalaman saya nih mau mulai jadi petani di rumah, nanam sayur-sayuran. 

Beberapa jenis benih sudah saya beli online di www.petanirumahan.wordpress.com (Pak Sugeng). Nah kali ini saatnya mengaplikasikan. :)

Semoga yang hidup di dunia ini berasal dari Allah, Bismillahirrahmanirrahim semoga semuanya bisa tumbuh subur bebas hama dan bisa dipanen dan bermanfaat buat dapur di rumah. Hhehe

Selamat berkebun

Persiapan berkebun, memilah benih, merancang konsep penanaman. Doakan sukses! :D

jagoBlog.com